Esai Islami Perjalanan Spiritual

10 Peristiwa Penyebab Ibadah Haji Ditangguhkan Hingga Ditiadakan

Ada sedikitnya 10 (sepuluh) peristiwa dalam sejarah sebagai penyebab pelaksanaan ibadah haji ditangguhkan hingga ditunda dan ditiadakan. Di antara banyak faktor penyebab haji ditangguhkan adalah adanya Epidemi (penyakit), kekacauan politik, gejolak ekonomi, ketidakstabilan keamanan, konflik  dan kekacauan akibat kegiatan penjahat dan perampok.

Dalam catatan King AbdulAziz Foundation For Research And Archives (Yayasan Raja Abdul Azis untuk Penelitian dan Arsip), sekitar 40 kali dalam sejarah, ibadah haji ditunda atau dalam kondisi dengan jumlah jemaah sangat sedikit.

Peristiwa Penyebab Haji Ditiadakan

Berikut ini tahun-tahun dan peristiwa ketika ibadah haji ditangguhkan, ditunda hingga ditiadakan:

  1. Tahun 251 H / 865 M: Ismail bin Yusuf Al-Alawi yang dikenal sebagai Al Safak dan pasukannya memimpin pemberontakan terhadap kekhalifahan Abbasiyah dan membantai ribuan jemaah haji yang berkumpul di Arafat, dekat Makkah. Peristiwa ini memaksa pembatalan pelaksanan ibadah haji.
  2. Tahun 317 H / 930 M: Bisa dibilang inilah peristiwa paling terkenal, ketika sebuah sekte bernama Qaramitah yang menganggap haji sebagai ritual pagan yang dipimpin oleh Abu Tahir Qaramitani melakukan serangan ke Mekah selama musim haji. Orang-orang Sekte Qaramitans membantai 30.000 jemaah haji sambil mengolok-olok ayat-ayat Al Qur’an kepada mereka, mengubur mereka di tempat mereka tanpa mandi atau berjilbab atau shalat Janazah. Mereka membuang 3.000 mayat ke sumur suci Zamzam dan kemudian menghancurkannya. Mereka juga mencuri Hajar Aswad dari Ka’bah dan membawanya ke markas mereka di timur Saudi yang disebut Haji (Qatif modern) selama 22 tahun. Sebuah peristiwa ibadah haji yang sangat memilukan.
  3. Tahun 357 H / 968 M: Ibadah haji di tahun ini dibatalkan karena penyebaran penyakit ‘Al-Mashiri’ (Lepra?) di Mekah, dan akibat terserang penyakit itu para jemaah haji meninggal dan unta mereka mati dalam perjalanan akibat kehausan. Hanya beberapa di antara mereka yang tiba di Mekah.
  4. Tahun 390 H & 419 H / 1000 M & 1028 M: Ibadah Haji ditangguhkan karena biaya dan inflasi yang sangat tinggi. Untuk alasan yang sama tidak ada jemaah haji dari negara dari timur yang melakukan haji juga dari Mesir pada 419 H.
  5. Tahun 492 H / 1099 M: Haji tidak dilakukan karena kekacauan dan kurangnya keamanan yang menimpa umat Islam di seluruh negara besar mereka karena konflik yang mengamuk di antara mereka sendiri, dan selama lima tahun sebelum jatuhnya Yerusalem ke tangan Tentara Salib.
  6. Tahun 654 H / 1256 M: Selain Hijaz, tidak ada negara lain yang melakukan ibadah haji selama empat tahun karena konflik yang sedang berlangsung.
  7. Tahun 1213 H / 1799 M: Perjalanan haji berhenti selama Revolusi Perancis karena ketidakamanan rute.
  8. Tahun 1246 H / 1831 : Dalam laporan yang lebih baru, wabah yang datang dari India menyebar menyebabkan kematian tiga perempat jemaah haji. Peristiwa ini juga sangat mengejutkan.
  9. Tahun 1252 H hingga 1310 H / 1837 M hingga 1892 M: Epidemi ini menyebar dalam berbagai tahun dari tahun 1837 M hingga 1892 M dengan ribuan orang meninggal setiap hari. Pada 1871, Epidemi itu melanda Madinah. Wabah ini dikenal sebagai Kolera menyebar selama musim haji, saat kematian melonjak di Arafat dan memuncak di Mina.
  10. Tahun 1441 H / 2020 M: Pandemi Coronavirus (COVID-19) menyebabkan penangguhan jamaah haji internasional.
Baca Juga :   Doa dan Makna Rabbi Hasibni Hisaban Yasiira

Itulah 10 peristiwa penyebab ibadah haji ditangguhkan hingga ditunda dan ditiadakan. Saya pernah membuat posting > Ibadah Haji 2020 ditunda atau ditiadakan, dan sekarang sudah ada ketetapan resmi dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Konferensi Pers Haji Pemerintah Arab Saudi

Arab Saudi telah memutuskan untuk mengadakan ibadah haji tahun ini dengan jumlah yang sangat terbatas bagi mereka yang mau melaksanakannya dari semua negara yang tinggal di dalam Kerajaan Arab Saudi.

Catatan Konferensi Pers Haji Pemerintah Arab Saudi

Hajj Press Conference Notes dari Akun Twitter @Haramaininfo

  • Menteri Kesehatan Arab Saudi mengatakan; individu akan diuji sebelum melakukan haji dan harus dikarantina setelah mereka selesai, dan hanya penduduk dan warga di bawah 65 tahun yang akan diizinkan untuk melakukan haji tahun ini.
  • Arab Saudi telah menyiapkan rumah sakit jika terjadi keadaan darurat selama haji. Juga rumah sakit terpadu dan pusat kesehatan swasta untuk setiap keadaan darurat selama haji. Prioritas mereka adalah keselamatan para jemaah haji. Dalam upaya untuk memastikan keselamatan semua, status kesehatan setiap peziarah akan dipantau setiap hari.
  • Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi mengatakan : rencana haji tahun ini telah digariskan dengan bantuan Kementerian Kesehatan untuk menetapkan langkah-langkah pencegahan coronavirus. Dia ingin memastikan haji memiliki kelompok-kelompok kecil untuk menegakkan jarak sosial. Jumlah jemaah haji tahun ini tidak akan mencapai puluhan ribu jemaah.
  • Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi juga mengatakan bahwa tidak akan ada pengecualian bagi jamaah haji internasional untuk dapat melakukan haji. Ini hanya khusus untuk para peziarah di Kerajaan Arab Saudi. Mereka akan memberikan liputan media untuk haji tahun ini sesuai dengan prosedur kesehatan.
  • Mereka akan berkoordinasi dengan misi diplomatik untuk mendaftarkan jemaah haji mereka. Mereka menghargai negara-negara yang sebelumnya mengumumkan bahwa mereka (negara mereka) tidak akan mengirim jamaah haji tahun ini.
Baca Juga :   Masyarakat Desa Terbukti Mampu Menghadapi Ancaman Corona

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama sudah memutuskan sebelumnya; secara resmi tidak memberangkatkan calon jemaah haji pada musim haji 2020 ini. Kita sebagai bagian dari bangsa dengan penduduk muslim terbesar, bisa memaklumi keputusan pemerintah RI.

Meskipun demikian, kiranya pandemi corona tahun 2020 ini memang hanya menunda keberangkatan jemaah haji. Tapi tidak boleh menjadi penghalang untuk tetap bermimpi bisa menunaikan ibadah haji., sebuah perjalanan spiritual yang menjadi impian jutaan umat Islam.

Demikian artikel sejarah 10 Peristiwa Penyebab Ibadah Haji Ditangguhkan. Tulisan ini diolah dan diterjemahkan dengan bebas dari akun Twitter HaromainInfo. Kiranya menjadi informasi yang bermanfaat.

About the author

Kang Nawar

Hello ! Saya Kang Nawar aka.Munawar A.M. Penulis Freelance. Beberapa tulisan Saya pernah dimuat di media masa. Terima kasih sudah singgah di Blog Kumpulan Artikel Opini, Review & Esai Digital ini.

Berkenan kiranya untuk membagikan artikel dan mengikuti saya di media sosial. Silakan tinggalkan pendapat dan jejak anda pada kolom komentar. Saya menunggu dengan senang hati. Saya berharap Anda akan datang kembali ke blog ini. Terima Kasih.

Leave a Comment