Buang Air Besar (BAB) Pasca Operasi Wasir (Ambeien)

Buang Air Besar (BAB) pasca operasi Wasir (Grade, Stadium 4) memerlukan beberapa langkah dan cara yang tepat dan aman. Banyak artikel yang umumnya menyatakan bahwa pasca operasi Wasir pasien akan merasakan kesulitan, susah dan merasakan sakit saat buang air besar (BAB.

Sementara itu, BAB pasca operasi Wasir adalah saat yang datangnya bisa sewaktu-waktu. Pasien pasca operasi Wasir sangat mungkin khawatir tentang kondisi dan situasi pada saat buang air besar untuk pertama kalinya.

Kapan bisa buang air besar (BAB) untuk pertama kalinya pasca operasi Wasir (Ambeien). Pada pengalaman penulis, BAB untuk pertama kalinya terjadi 6 hari setelah operasi.

Pelaksanaan operasi Wasir (Ambeien) hari Sabtu dan buang air besar untuk pertama kalinya terjadi di Kamis malam. Itu artinya, butuh waktu 6 hari untuk benar-benar bisa buang air besar. Dan selama 6 hari itu pula, menghadirkan pengalaman yang penulis uraikan di bawah ini.

Sebelum Buang Air Besar (BAB)

Lalu, bagaimana langkah dan cara buang air besar (BAB) pasca operasi Wasir? Cermati fase sebelum dan menjelang Buang Air Besar (BAB) untuk pertama kalinya. Pada fase sebelum buang air besar (BAB), ketahui kronologis BAB sebelumnya. Dan sedapat mungkin untuk menghindari penumpukan feses atau tinja di pencernaan secara berlebihan.

1.Ketahui Kronologis Buang Air Besar (BAB)

Yang pertama harus dimulai dari kronologis kapan BAB terakhir dilakukan. Coba diingat kembali, kapan BAB terjadi, karena ini akan membantu memprediksi kapan BAB selanjutnya akan terjadi.

Bisa jadi, buang air besar (BAB) terakhir dialami sehari atau dua hari sebelum proses operasi Wasir. Saya sendiri mengalami Buang Air Besar (BAB) terakhir 4 hari sebelum pelaksanaan operasi di rumah sakit.

Proses Buang Air Besar (BAB) terakhir itupun sudah tidak normal. Dalam pengertian feses atau tinja keluar tapi hanya sedikit karena terhalang oleh proses konstipasi saat Wasir (Ambeien) menyerang.

2.Hindari Penumpukan Feses atau Tinja di Pencernaan

Anda bisa saja mengalami buang air besar (BAB) terakhir dan waktunya berhari-hari sebelum operasi. Sebagaimana yang saya alami. Maka, selama itu pula, karena faktor pola makan yang ditempuh, sangat mungkin feses atau tinja sudah menumpuk di pencernaan.

Penumpukan feses atau tinja di pencernaan akibat makan yang berlebihan sebaiknya dihindari, Bahkan jika perlu sebelum pelaksanaan operasi Wasir. Apalagi setelah operasi dan dalam proses penyembuhan. Lebih baik perbanyak minum air putih, sementara asupan makanan dibatasi dulu.

Agar tidak terjadi penumpukan feses atau tinja di pencernaan yang berlebihan, anda harus betul-betul mengatur asupan makanan. Saya sarankan, sepekan setelah operasi Wasir untuk tetap makan dengan jenis makanan yang lembek, lembut dan dan sayuran atau buah yang kaya serat.

Menjelang Buang Air Besar (BAB)

Buang air besar (BAB) untuk pertama kalinya pasca operasi Wasir bisa saja terjadi di hari pertama setelah pulang dari rumah sakit dan tiba di rumah. Bisa jadi di harri kedua, ketiga, keempat atau bahkan kelima.

Anda perlu menyiapkan langkah-langkah dan cara pada fase menjelang buang air besar untuk pertama kalinya. Di antaranya, cermati hadirnya dorongan untuk buang air besar; dan bersiap jika mengalami kegagalan buang air besar.

3.Cermati Dorongan Buang Air Besar (BAB)

Seiring dengan masuknya asupan makanan dan minuman ke dalam tubuh, sisa makanan akan menumpuk di saluran pencernaan. Semakin menumpuk, sisa makanan yang sudah menjadi feses atau tinja akan terdorng untuk keluar.

Pada fase ini, cermati hadirnya dorongan untuk buang air besar (BAB) yang sewaktu-waktu akan datang. Bisa jadi, dorongan itu merupakan gejala awal dan belum tentu berakhir dengan terjadinya buang air besar.

Kemudian, dorongan dan atau rasa ingin buang air besar akan hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu tertentu. Namun, sewaktu-waktu, rasa dan dorongan itu pasti akan datang lagi karena proses alamiah dan faktor asupan makanan yang masuk ke pencernaan.

4.Gagal Buang Air Besar (BAB)?

Saat hadir dorongan atau rasa hendak buang air besar dan memaksa Anda untuk menurutinya. Pada situasi seperti ini, Anda sangat mungkin mengalami kegagalan buang air besar. Kegagalan buang air besar pasca operasi Wasir (Ambeien) disebabkan karena;

  1. Rasa sakit di area anus akibat dorongan feses atau tinja;
  2. Kekhawatiran proses BAB akan berdampak pada luka bekas operasi;
  3. Rasa takut dengan posisi jahitan luka bekas sayatan operasi;
  4. Kondisi yang melemah karena menurunnya tenaga akibat mengejan;

Ke empat faktor di atas bercampur jadi satu sehingga kadang-kadang menimbulkan rasa panik. Terutama rasa sakit yang berkelanjutan. Seiring dorongan untuk BAB datang, sakit menyertai. Jika buang air besar mengalami kegagalan, rasa sakit juga butuh waktu untuk mereda.

Berlatih Buang Air Besar (BAB)

Dalam pengalaman penulis, pasca operasi Wasir (Ambeien) perlu berlatih untuk buang air besar (BAB). Latihan BAB ini berkaitan dengan pilihan posisi yang tepat dan aman; juga cara melewati proses buang air besar yang aman.

5.Posisi yang Tepat Saat Buang Air Besar (BAB)

Dalam keadaan luka bekas operasi dan jahitan yang belum sembuh, jangan pernah mengambil posisi buang air besar dengan jongkok. Selain masih ada rasa nyeri dan sakit, luka bekas operasi juga sebenarnya belum cukup siap untuk kebutuhan buang air besar. Terutama di pekan pertama dan kedua pasca operasi.

Cara buang air besar (BAB) pasca operasi Wasir yang terbaik adalah dengan mengambil posisi berdiri dan kaki mengangkang. Posisi tersebut relatif tepat dan aman sambil menjaga luka bekas operasi dan jahitan.

Cara BAB dengan berdiri tentu tidak lazim, dan pasti tidak nyaman. Maka selama proses penyembuhan pasca operasi Wasir, perlu berlatih untuk buang air besar. Sesekali ambil posisi di antara berdiri dan jongkok untuk menambah daya dorong feses atau tinja.

Sakit yang Menyertai Buang Air Besar

Dalam keadaan normal, buang air besar perlu jeda waktu saat feses atau tinja keluar pertama, kedua atau bahkan ketiga. Lalu buang air besar bisa tuntas. Dan tidak ada lagi dorongan untuk BAB.

Buang air besar (BAB) pasca operasi Wasir (Ambeien) ini juga mengalami jeda waktu, dan cenderung tidak tuntas dalam sekali BAB. Ini terjadi (sesuai pengalaman penulis) karena keadaan khusus yaitu rasa sakit yang harus ditahan selama proses BAB dan harus diredakan pasca BAB.

Melewati jeda waktu buang air besar ini juga perlu latihan (sambil BAB tentunya). Saat rasa sakit harus ditahan dan diredakan, mungkin saja akan muncul lagi dorongan untuk BAB. Jika hal itu terjadi, pastikan Anda yakin untuk melanjutkan proses buang air besarnya.

Jika dalam keadaan normal, proses buang air besar sampai tuntas mungkin hanya butuh waktu 15 menit. Akan tetapi dalam keadaan pasca operasi Wasir, proses buang air besar sampai dengan tuntas sangat mungkin berlangsung selama 1,5 jam.

Di antara 1,5 jam itu digunakan untuk mengelola rasa sakit yang tidak serta merta cepat mereda dan sembuh. Jika diperlukan, selama proses melewati buang air besar, minum obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter. Dengan begitu, rasa sakit yang menyertai proses buang air besar bisa berkurang.

Baca juga Tindakan Perawatan Pasca Operasi Wasir Grade IV

Disclaimer: Artikel review ini mengulas tentang bagaimana cara buang air besar (BAB) pasca operasi Wasir (Ambeien) menurut pengalaman yang penulis jalani. Gambar: LiraMedika.

Terima kasih untuk Anda berkenan menemukan Kami di X Twitter juga Instagram dan Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button